https://www.journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE/issue/feedJournal Of Early Childhood And Islamic Education2026-06-13T00:33:55+00:00Ita Wulan Sariparadilaauliya45@gmail.comOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;">Jurnal JOECIE adalah Jurnal ilmiah di bidang pendidikan Islam anak usia dini. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) STAI Muafi Sampang. Naskah yang diterbitkan berisikan tulisan ilmiah yang berhubungan dengan: 1) Kajian teori terkait pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini dalam perspektif Islam. 2) Inovasi-inovasi dalam dunia pendidikan Islam anak usia dini. 3) Manajemen pembelajaran di lembaga pendidikan Islam anak usia dini. 4) Bidang kajian pendidikan Islam dari berbagai aspek dan perspektif.</p>https://www.journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE/article/view/289Konsep Hubbul Wathan Minal Iman: Konstruksi Kurikulum Pendidikan PAI Berwawasan Kebangsaan di Era Globalisasi2026-06-13T00:33:55+00:00Abdullahabdyl@gmail.com<p>Artikel ini bertujuan menganalisis konsep Hubbul Wathan Minal Iman sebagai dasar konstruksi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berwawasan kebangsaan di era globalisasi. Penelitian dilatarbelakangi oleh melemahnya nasionalisme generasi muda, berkembangnya intoleransi, serta masuknya ideologi transnasional melalui media digital yang memengaruhi identitas kebangsaan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (<em>library research</em>). Data diperoleh melalui studi literatur terhadap buku, artikel jurnal, dokumen kurikulum, dan berbagai sumber ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik <em>content analysis</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep <em>Hubbul Wathan Minal Iman</em> memiliki dimensi filosofis, pedagogis, dan praksis yang relevan dalam pengembangan kurikulum PAI. Integrasi nilai cinta tanah air dapat dilakukan melalui tujuan pembelajaran, materi ajar, metode pembelajaran dialogis, penggunaan media digital, serta evaluasi berbasis karakter kebangsaan. Penelitian ini juga menemukan bahwa kurikulum PAI berwawasan kebangsaan mampu memperkuat moderasi beragama, toleransi, dan identitas nasional peserta didik. Dengan demikian, konsep <em>Hubbul Wathan Minal Iman</em> dapat menjadi paradigma pendidikan Islam moderat dan transformatif dalam membangun generasi religius, nasionalis, dan adaptif terhadap tantangan globalisasi.</p>2026-05-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Abdullahhttps://www.journal.stai-muafi.ac.id/index.php/JOECIE/article/view/290Feminisme Religius: Konsep Pendidikan Perempuan Pasca-Kolonial dalam Perspektif Pemikiran Tradisionalisme KH. Hasyim Asy'ari2026-06-13T00:31:26+00:00Onik Zakiyyahonikzaki@gmail.com<p>Artikel ini bertujuan menganalisis konsep pendidikan perempuan pascakolonial dalam perspektif pemikiran tradisionalisme KH. Hasyim Asy'ari serta relevansinya terhadap pengembangan feminisme religius di Indonesia kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari karya-karya KH. Hasyim Asy’ari, terutama Adab al-‘Alim wa al-Muta‘allim, serta berbagai literatur ilmiah mengenai feminisme religius, pendidikan Islam, dan teori pascakolonial dalam sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dengan pendekatan feminisme religius dan teori pascakolonial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran KH. Hasyim Asy’ari mengandung dimensi feminisme religius yang menempatkan perempuan sebagai subjek penting dalam pendidikan dan pembangunan peradaban Islam. Pendidikan perempuan dipandang sebagai kewajiban religius yang berfungsi membentuk kesadaran moral, spiritual, dan sosial perempuan Muslim. Dalam perspektif pascakolonial, konsep pendidikan pesantren yang dikembangkan KH. Hasyim Asy’ari merupakan bentuk resistensi terhadap dominasi epistemologi kolonial Barat yang memarginalkan perempuan. Penelitian ini menegaskan bahwa tradisionalisme Islam Nusantara memiliki kontribusi signifikan dalam membangun paradigma pendidikan perempuan yang humanis, religius, inklusif, dan transformatif di era modern.</p>2026-05-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Onik Zakiyyah